melewati blog ini...

Friday, March 18, 2011

bEstnyErR CuTi SekOlaH!!!!

Assalamualaikum, adik mohon 'nyibuk' lam blog achu(maksu) ya. hurm... Bestnye cuti sekolah bermula. Actually dah nak penghujung pun.. walaupun adik belum cukup umur tuk sekolah lagi (lam hati berkobar2 nak ikot along g sekolah) tapi adik rasa seronok bila cuti sekolah, abang2 slalu ada kat umah main2 ngan adik. mesti anak2 maklong (maklong adik ada 3 orang anak... a.k.a sepupu adik r) n semuanya dah sekolah... so... lagi r best diaorang rase bila time cuti sekolah ni... hihihihi. tapi apa yang bestnye CUTI ni? cam sekolah tu tak best r lak kan... CECITE?

NAK TAHU SEBAB APA BEST CUTI SEKOLAH???



Leh makan banyak2...
Bila2 nak makan, ambil je kat dapur....
Leh minum susu banyak2 (*er tu bagi adik je)
makan kat meje (breakfast, lunch ngan mak.. ayah)
makan kat depan TV....
hihihi....



leh main2....
sepah2kan mainan.....
*pastu adik kemas r balik......
hem... adik suka main!

hihihi... adik pun ada banyak masa tuk tidur lebih.....

* hurm.... tu citer adik. (planing adik tuk cuti) n 'opcos' mak n ayah dah plan n nak bersama kami (lebih) time cuti ni. wah.............. bestnya dapat cuti2 Malaysia ngan family. hihihi (tak payah nak citer r apa y bestnye... kang penuh lak blog achu ni)

tapi... dalam ke'best'san tu.... mungkin mak ayah lupa....
InsyaAllah makanan perut kami terisi, minda kami active... tapi camne ngan makanan rohani@hati kami. n kan mak? ayah tahu, adik kecik lagi. camner nak cari 'pengisian rohani 'sendiri (wah... tinggi bahasa adik) Alhamdulillah 'TARBIAH' sejak dr dalam perut ibu.. hihihi


ALA... KAN MASIH ADA SISA2 CUTI YANG TINGGAL NI. (walaupun tak lama lg nak sekolah balik).... ye.... cayelah... sempat je lagi nak buat apa2 yang berpekdah.

adik mang suka mak ngan ayah bawa adik g jalan2.... (mesti r seronok) tapi adik suka gak (lagi suka) kalau kita 1keluarga duk rumah.... (leh adik) manje2... habiskan masa 'sharing2... caring2)

one day....
WAH BESTNYA....
KALAU MAK N AYAH HADIAHKAN SOMETHING YANG DAPAT MENINGKATKAN IMAN ADIK (TERUTAMANYA CUTI2 NI *banyak mase terluang)

like....
belikan buku ke......



Adik suka tengok cartoon, TAPI ADIK LAGI SUKA BACA BUKU2 YANG ADA CARTOON!


Ha.... cantikkan???? sebab tu adik suka !!!!


*sambil membaca, banyak yang adik dapat belajar.....
n adik suka apa yang adik belajar semua tu.....


hihihihi.... sweetnya.....


~maap r kalu boring baca... (baru nak blaja) tapikan... achu slalu kata... jangan tengok pada org nak berkata... TAPI TENGOK APA YANG NAK DIA SAMPAIKAN.....


*so mak, ayah... BILA NAK BELIKAN ADIK BUKU2 CAM NI?????


hihihihihi



SURAH LUQMAN (ayat 1-34)
Alif Laam Miim.

Inilah ayat-ayat Al Qur'an yang mengandung hikmah,

menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.

(yaitu) orang-orang yang mendirikan salat, menunaikan zakat dan mereka yakin akan adanya negeri akhirat.

Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya; maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan,

Kekal mereka di dalamnya; sebagai janji Allah yang benar. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan (mu) selain Allah sebenarnya orang-orang yang lalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.

Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".

Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kelaliman yang besar".

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

(Lukman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan) mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang diturunkan Allah". Mereka menjawab: "(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun setan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?

Dan barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.

Dan barang siapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu. Hanya kepada Kami-lah mereka kembali, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras.

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah". Katakanlah: "Segala puji bagi Allah"; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dia-lah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) -Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (setan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah.

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Thursday, March 10, 2011

ketika cinta BERUSRAH


nak kata ni....
ops... aseef2
Assalamualaikum!!!!

hurm... really!!!!
betul r.. ana dah jatuh cinte kat 'ye'...
Alhamdulillah... tak tahu nape selama ni tak leh nak time ana kena berhadapan dengan 'ye' tuk grad... sampai mau ye terhasut dengan pak TAN (syaitan) tuk
BENCI!!
BENCI!!
TERUS BENCI!!!
sampai kata ati.... tak grad pun tak pe r sebab 'ye'
Astarfirullah al-azim...........
mohon dijauhkan....
Alhamdulillah..... thank you Allah....
*p/s walau start lambat banding kawan2 lain.... insyaAllah ana bersemangan tuk siapkan 'ye' dalam sisa-sisa hari di sini.. Universiti Malaya ni....
n nak lari laju kejar kawan-kawan!!!!
tunggu ana ye... t kita grad same2
n... yang PALING BESTye....
InsyaAllah... ana nak siapkan TESIS ini....
tuk memegang ijazah dalam MENCARIMARDHOTILLAH
"lapangkanlah dada kami
dengan kurnia iman
dan indahnya tawakal pada-Mu
hidupkan dengan maghrifat-Mu
matikan dalam syahid di jalan-Mu
Ya Robbi, bimbinglah kami"
~hati berlagu2~

di main library skg ni.... huhuhuhu teringat kek coklat yang melazatkan.... sabo2... jihad puasa!!!

Ibnu Umar ra. berkata, Rasulullah saw. memegang pundakku lalu bersabda, "Jadilah engkau di dunia laksana orang asing atau orang yang menyeberangi jalan. Ibnu Umar ra, berkata, "Bila engkau berada di sore hari, maka jangan menunggu datangnya pagi; dan bila engkau di pagi hari, maka jangan menunggu datangnya sore. Manfaatkan waktu sihatmu sebelum sakitmu, dan waktu hidupmu sebelum matimu."



Monday, March 7, 2011

bila aku BOSAN



membaca....
baca....
baca....
baca sampai berjam2 pun aku tak BOSAN tuk membaca


atau ini



teringat waktu kecil2 dulu....

* suka conteng kat pintu almari baju ayah... hehehe sebab balik pintu tu warna putih.. macam whiteboard.. sampai skg ada lagi karya kreative tu.. hihihi
tapi skg, InsyaAllah dah tak conteng2 lagi... main tampal2 lak...


n yang paling tak pernah tuk rasa bosannya bila aku ada ini!!!!
~yang paling suka dibawa n baca dimana jua.... hihihi curat2 cinte dr Allah!~


n.... as a MUSLIM
aku tak kan BOSAN tuk Nya....



"Dan sampaikanlah khabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahawa untuk mereka (disediakan) syurga-syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari syurga, mereka berkata, "inilah rezeki kepada kami dahulu." mereka telah diberi buah-buahan yang serupa. dan di sana mereka memperolehi pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya"
(2:25)


THANK YOU ALLAH!!!


Wednesday, February 23, 2011

Pengaruh Wanita Dalam Kehidupan Lelaki : Minda Tajdid

Pengaruh Wanita Dalam Kehidupan Lelaki : Minda Tajdid

BE STRONG!!!!

Bismillahirahmanirahim....

Allahuakbar!!!!

“ukhti, sesungguhnya disebalik KESUSAHAN itu ada KESENANGAN!!”

Agak tension rasanya sekarang.....

Mampukah?????


“anti, SABAR dan SOLAT!!!”

Ya Allah...

Jangan tinggalkan aku

aku rindu Allah




"Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu " AzZaariyat: 50

Wednesday, February 9, 2011

InsyaAllah

09/02/11

Sebulan sudah ana meniti hari-hari final year ini.... semester akhir pula tu... hanya tinggal beberapa bulan sahaja lagi untuk ana meninggalkan Universiti Tarbiah ini... MasyaAllah sangat banyak kenangan terindah bersama akhwat.... J

Universiti yang banyak mengajar ana tentang ‘ia’. Tentang cinta dari-Nya.... Cinta yang bisa merubah diri 360’... Cinta yang bisa ‘mempergunakan’ LOGAM diri untuk ‘ia’

MasyaAllah

MasyaAllah

MasyaAllah

Kerana cinta itu, sedikit demi sedikit karat-karat jahiliah ini dikikis....

Ya!

Ana jatuh cinta kerana-Nya

Dalam menggenggam segulung ijazah di University of tarbiah ini....

Alhamdulillah Ya Allah, Ana bersyukur di atas kurniaanMu

Tapi.... setiap keindahan itu disebaliknya ada cela...

Itulah janji-Nya

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

(29:2)

Ya ujian itu..... nikmatnya.....

Nak share...

Perasan atau tak....

Sebenarnya kita ini adalah ejen ISLAM....

Dari semua aspek... kita akan dinilai oleh mata-mata yang memandang....

Pakaian

Tutur kata

Perbuatan...

Semuanya diperhatikan...

Dan siapa nak kisah si A(yang tidak mengamalkan cara islam) tu buat tak elok

Dan tak siapa kisah if si C dan B ini berdating ke... macam biasa aja dari sudut pandangan mata mereka

Dan.... biasa aja lah bagi generasi ‘Aisya Humaira’ yang sepatutnya malu untuk tidak memdedahkan aurat mereka.biar aja mereka....

Dan kita.... ‘Ejen ISLAM’ ini....

Sering diperhatikan,

Setiap langkah

Setiap tingkah

Kalau boleh tak mahu ‘mereka’ (golongan ini) tersalah langkah dan tingkah

FITNAH!!!

“Anti memalukan islam!!!!” kata mereka....

Astarfirullah al-azim.....

Di mana khilafnya...

Salah kerana ‘mereka’ ini tersalah langkah?

KERANA MEREKA INI ADALAH EJEN ISLAM

Yang gagal mempromote jenama MUKMIN?????

Kata seorang ukhti yang baru nak manjakan diri menjadi seorang muslimah sejati:

“anti.. sebenarnya bukan ana tak suka berkumpul dengan kakak-kakak ni, ana suka.. n ana nak menjadi seperti mereka.. tapi ana tak selesa dengan cara mereka. Tahu ana banyak kelemahan yang perlu diperbaiki, tapi teguran dan pandangan mereka sangat sinis... kekurangan ana, sangka buruk bagi mereka.... dan ia sedikit melemahkan semangat ana untuk berubah itu”

Astarfirullah al-azim.....

PANDANGAN ORANG!!!

Mengapa tidak antuna sapu air matanya dan membimbing dia???

Siapa antuna untuk menghukumnya????

Duhai hati...

Usah diambil kira dengan pandangan manusia

Sedangkan Allah ada bersamamu

Andai ujian untukmu KEHILANGANNYA (UKHWAH)

InsyaAllah....

Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu,

dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan.

Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.

(93:3-5)

Maher Zain – Insha Allah

Andainya kau rasa tak berupaya
Hidup sendirian tiada pembela
Segalanya suram bagai malam yang kelam
Tiada bantuan
Tiada tujuan

Janganlah berputus asa
Kerana Allah bersamamu

Insha Allah.. Insha Allah
Insha Allah
Ada jalan Nya

Insha Allah.. Insha Allah
Insha Allah
Ada jalan Nya

Andainya dosamu berulang lagi
Bagai tiada ruang untuk kembali
Dikau keliru atas kesilapan lalu
Membelenggu hati dan fikiranmu

Janganlah berputus asa
Kerana Allah bersamamu

Insha Allah.. Insha Allah
Insha Allah
Ada jalan Nya

Insha Allah.. Insha Allah
Insha Allah
Ada jalan Nya

Kembalilah kepada Yang Esa
Yakin padaNya
Panjatkanlah Doa

Oh Ya Allah..
Pimpinlah daku dari tersasar
Tunjukkan daku
Ke jalan yang benar
Jalan yang benar
Jalan yang benar
Jalan yang benar….

Insha Allah.. Insha Allah
Insha Allah
Ada jalan Nya

Insha Allah.. Insha Allah
Insha Allah
Ada jalan Nya

Insha Allah.. Insha Allah…..

Wednesday, December 15, 2010

R.I.N.D.U

assalamualaikum...
entry kali ini...
hurm... tak ada apa nak dikongsikan...
bukan erti tak mahu berkongsi lagi dah...
just nak bagitau.....
nikmatnya rasa ini....
Subhanallah....
Alhamdulillah....
susah tak???
memang pun....
sakit tak???
selalu aja......
hihihihi....
MasyaAllah.....
tapikan....
itukan janji Allah....
(ankabut : 2)
tak sabarnya.....
rindu kan 'kampung halaman'......
Ya Allah......
rindu sangat2
tempat yang dijanjikan bagi orang2 yang beriman......
ana nak ke sana.....
tak sabar2!!!!
jom.....
ikut ana....
kita jumpa di sana nanti yuk....
sebab ana sayang kamu juga......

~mencarimardhotillah~

Friday, December 10, 2010

H.I.J.R.A.H


salam maal hijrah..:)


Di awal tahun baru hijrah,
Ku sujud menghambakan diri pada-Mu,
Hati terus merintih mengenangkan dosa lalu,
Kotornya diri dengan maksiat dan noda,

Lemahnya jiwa berdepan dengan dunia,
Lalainya diri dari mengingati-Nya,
Astaghfirullahal 'adzim....
Banyaknya kekurangan diri,
Ampuni hamba-Mu ini Ya Allah.

Aku sedar,
Jiwa yang tandus taqwa,
Terdorong lakukan apa sahaja,
Sanggup menentang arus kehendak Ilahi,
Yang difikir hanyalah untuk kepuasan diri,
Maka, pabila dosa telah larut,
Gelaplah hati, kotorlah jiwa, murunglah diri,
Itulah fitrah sang pendosa,
Yang leka dari pencipta-Nya.

Namun, bila iman hadir di jiwa,
Mata hati mula bekerja,
Baru kusedar, betapa diri jauh dari-Mu Tuhan,
Asyik sibuk untuk dunia,
Hinggakan solat sering kutunda,
Al-Quran pun malas dibaca,
Lidahku kotor dengan kata-kata dusta,
Mata ini tak kujaga dari perkara dosa,
Telinga ini mendengar apa yang tak sepatutnya,
Kaki ini sering melangkah ke tempat lagha.

Ya Allah,
Jauh sekali diriku dengan peribadi kekasih-Mu,
Kau teladan terbaik bagi seluruh umat,
Ingin sekali aku mencontohi peribadimu, Rasulullah
Meskipun dirimu suci tanpa dosa,
Solat malam tidak pernah kau lupa,
Munajatmu di tengah malam jadi rutin harian,
Pengharapanmu pada Tuhan terlalu tinggi,
Sedang aku???
Seorang hamba yang penuh dosa....
Solat fardhu pun kurang dijaga,
Apatah lagi solat malam sepertimu, Ya Nabiyullah.

Sungguh,
Aku ingin berubah,
Menjadi seorang hamba-Mu yang taat,
Aku takut akan azab kubur,
Aku gerun dengan dahsyatnya neraka-Mu,
Dan kurindukan nikmat syurga.

Jadi,
Kupohon padaMu wahai Tuhan,
Campakkan ke dalam hati ini niat yang tulus,
Ingin sekali aku berdiri di hadapan-Mu dengan jiwa yang tunduk,
Ingin sekali aku rukuk pada-Mu dengan hati yang pasrah,
Dan ingin sekali ku sujud ke hadhrat-Mu dengan punuh kehambaan,

Ya Rahim,
Sucikan hatiku dari sifat munafik,
Sucikan amalku daripada riyak,
Sucikan lidahku daripada dusta dan mataku dari khianat,
Jadikanlah diriku seorang anak yang solehah,
Yang bisa mendamaikan hati Ummi dan Abiku,
Jadikanlah diriku seorang mukminat solehah,
Kerna mukminat solehah itu lebih cantik dari bidadari syurga.

Dan...
Kurniakan aku kesabaran untuk menunaikan ketaatan pada-Mu,
Anugerahkan aku kesabaran dalam meninggalkan maksiat pada-Mu,
Jadikanlah hati ini hati yang sentiasa mengingati-Mu,
Agar dapat ku miliki sekeping hati yang tenang,
Jauh dari hasad dengki dan kepalsuan dunia,
Hadirkanlah cintaku kepada-Mu mengatasi segalanya,
Agar Kau temukan hati yang terbaik buat diriku.

Moga dapat kukecapi, kebahagiaan yang hakiki,
Suatu hari nanti...
Amin....

Thursday, December 2, 2010

ini nafas kita



kita berkongsi rasa itu.


so, aku pun senang untuk copy dari kak aisyah. jazzakillahukhair kak aisyah.=)




Kaku terkadang jemariku untuk menulis.
entah kenapa..
kerana di dunia inilah hatiku berada…
sedangkan kamu di luar sanalah yang akhirnya menontoninya dan mengambil manfaat darinya.
Tentu ada yang sudah dalam tarbiyah, dan memahami apa dinukilkan di sini.
Tentu masih ada yang mencari raut-raut hidayah, namun agak sukar memahami penulisan di sini, malah merasai bahawa seolah-olah merasai tidak relevan pula diri mereka pada dakwah ini.
Sedangkan kita semua, anda dan saya, amat memerlukan dakwah ini.
( sedangkan saya dengan kemampuan teramat terbatas, tak mampu untuk menulis dalam penulisan yang mampu difahami semua.)
Seperti kita perlukan air dan udara untuk hidup.
Kerana dakwah ini menjadikan hidup kita berputar..
Berputar di sekitar…
belajar dan mengajarkan…

مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُؤۡتِيَهُ ٱللَّهُ ٱلۡكِتَـٰبَ وَٱلۡحُكۡمَ وَٱلنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُواْ عِبَادً۬ا لِّى مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلَـٰكِن كُونُواْ رَبَّـٰنِيِّـۧنَ بِمَا كُنتُمۡ تُعَلِّمُونَ ٱلۡكِتَـٰبَ وَبِمَا كُنتُمۡ تَدۡرُسُونَ
Tidaklah patut bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Kitab agama dan hikmat serta pangkat Nabi, kemudian dia tergamak mengatakan kepada orang ramai: Hendaklah kamu menjadi orang-orang yang menyembahku dengan meninggalkan perbuatan menyembah Allah. Tetapi (sepatutnya dia berkata): Hendaklah kamu menjadi orang-orang Rabbaniyin , kerana kamu sentiasa mengajarkan Kitab Allah itu dan kerana kamu selalu mempelajarinya. ( Ali-Imran: 73)

Itulah dia dakwah.

Kamu mengajarkan dan kamu juga belajar.

Dari situ kamu akan kekal menjadi orang-orang rabbani—> orang2 Allah.

Ada antara kamu yang baru sahaja bermula… ada juga yang sudah lama di dalam karavan ini…
samada sedang bergerak laju mahupun perlahan.

Tidak kira di mana sahaja kita berada… kita sama-sama sedang menuju kepada ALlah. JIka kita benar-benar ikhlas untuk bersungguh-sungguh untuk bertemu dengan kebenaran dan mengajarkan kebenaran ini buat manusia lain.

Tersenyum aku melihat adik-adikku yang sangat mengantuk selepas usrah. Seusai solat subuh kami pada 2 pagi tadi, semua terus terlentang di atas katil dan duvet masing-masing.
Ini kerja gila kata mereka! ( dan saya hanya mampu tersenyum.. )

Sejak bila dakwah ini kerja biasa-biasa sahaja? Tentulah ianya kerja luar biasa!
Peliharalah cita-citamu kerana sesungguhnya cita-cita itu mendahului segala sesuatu.

Barangsiapa baik cita-citanya dan jujur padanya, nescaya pekerjaan yang dilakukan akan melahirkan hasil yang baik pula ~ Awaiq – petikan pepatah Arab.

Aku katakan pada mereka:

Kamu dan kita. Saya dan awak.

Kita adalah pemimpin dakwah generasi akan datang. Generasi terdahulu pasti akan berundur kerana umur dan kudrat.

Maka siapa yang akan memimpin dakwah ini?

Tentulah kita!
Adakah kualiti kita sama dengan kualiti syuyukh ( orang terdahulu) kita?
Tentu belum lagi!

Kerana itu kite perlu berusaha lebih… lebih dah lebih….

Kemunculan jemaah ini kelak pasti memerlukan golongan muda untuk berada di dalam saff dengan lebih ke depan dan terbuka.

Maka kita perlu bersedia dari sekarang, untuk menjadi pemimpin dakwah buat umat ini!


Perumpamaan hati sama dengan burung yang terbang. Semakin tinggi terbang, semakin terhindar dari bencana, semakin rendah ia terbang, semakin terancam dia dengan bencana ~
ibnu qayyim aljauzi.

Jika hati kita berkeinginan untuk mencapai cita-cita yang besar, cita-cita untuk menjadikan islam sebagai ustaz alam ini, maka kita akan bekerja bersungguh-sungguh, siang dan malam, untuk membina manusia yang ramai dan memahamkan masyarakat umum tentang Islam.

Raihlah cahaya hati dengan melestarikan kesungguhan ( al-awaiq)

Jika cita-cita kita tinggi, maka kesungguhan kita pasti akan tinggi juga!

Namun jika jiwa dan cita-cita kita lemah, tentu kita akan memberikan saluran kepada syaitan untuk sentiasa menfuturkan ( mendownkan ) kita.

Akhirnya kita akan selesa dengan kerendahan dan berlapang dada dengan keadaan kerendahan kita yang ada.

Jika kita tidak disibukkan dengan perkara yang besar, kita pasti disibukkan dengan kerja-kerja yang rendah!( Abdul Wahab Al-Azzam)

Kerja yang kita nak buat ini besar!
Tapi kan kak, boleh ke nak kasi alasan sebab saya drive sebab tu saya penat dan tak larat?
Senyum lagi..
Aku amat memahami keadaan mereka.

Asalnya usrah bermula 10 malam. Di tika itu mereka masih di tempat Y. Jarak perjalanan Y ke tempat usrah kami mengambil masa 1- 1 setengah jam.
Detik itu sudah 10.05pm
Ukhti, kat mana tu? text aku dihantar.
Akak.. masih di Y.. otw.

Pada asalnya kecewa dengan jawapan yang diterima kerana aku tahu mereka pasti akan mengantuk ketika usrah. Namun, aku bersabar dan menghabiskan masaku dengan Quran ( dan akhirnya terlentuk kerana keletihan juga).

Mereka akhirnya tiba pada 11.15pm, dan kami mulakan liqa kami pada 11.30pm.

Kronologi kisah mereka:
Siangnya itu mereka sudah bertungkus lumus menyiapkan esei dan assignment mereka. Petang dalam 3 pm, perlu pergi ke negeri Y untuk menghantar adik-adik mereka ke bengkel ISK.
Malam tu kene pula pulang ke tempat asal mereka, tempat kami berliqa’.
Dan esok pagi kami perlu ke Y semula untuk menyampaikan bahan daurah.
Dan mereka hanya mula tidur pukul 2 pagi tadi.

Ini kerja gila, saya tahu, tapi saya rasa memang kene start buat kerja-kerja gila sekarang ini!
Itulah jawapan adikku yang bertanya pada permulaan tadi.

Daie itu pada Imam Hasan Al-Bana adalah:
Seorang yang mengorbankan harta , darah dan semua nafasnya untuk membela aqidah yang diyakininya, dan dia menjalani kehidupan kerana aqidahnya itu.

Takpe dik, kata saya.
Awak drive sejam lebih sahaja. Saya drive 4 jam. Dan saya baru balik dari kerja untuk datang sini. Malam semalam saya on call dan ada adik2 baru datang ke rumah… ( Jazakillah kepada adik-adik saya yang tolong masak dan layan tetamu semalam! sayang antum!)

Astaghfirullah.. sepertinya sum’ah pula.
Aku meneruskan..

Tapi.. dulu murabbi saya, bertolak dari Y ke tempat saya , drive 8 jam kemudian liqa sampai 12 am, kemudian malam itu balik semula ke Y untuk memberikan pengisian di Z pada esok harinya. Mungkin dia sempat tidur sejam je kot bila dia singgah sekejap di Y.
Kadang2 kita rasa kita sudah usaha lebih,… namun orang yang terdahulu dari kita lebih dahulu berkorban dan lebih letih dari kita.

Dan kita lihat contoh itu pada peribadi Rasulullah, umar, salahudin al-ayubi yang jarang tidur. Jarang tidur kerana mereka beribadah dan jarang tidur memikirkan masalah umat.

Sesungguhnya berbagai keluhan itu muncul kerana kerosakan sejak permulaan. Barangsiapa yang benar permulaannya, benarlah kesudahannya dan barangsiapa salah permulaannya, maka dia akan binasa.. ( Awaiq)

Mungkin kerana itu kita banyak mengeluh … ( dush! kene diri sendiri.. selalu je rasa penat , penat dan penat!)

Permulaan yang benar ini perlu dibangunkan dengan tajarrud ( ikhlaskan diri).Barangsiapa permulaanya tidak tulus, maka bangunan yang dihasilkan adalah goyah walaupun tinggi.
Bagaimana kita nak tahu permulaan kita itu betul atau tidak?

Kata awaiq, kita perlu memiliki niat yang baik dan cita-cita tinggi.
Seperti mana kata-kata al-buhturi…
Jiwa yang menerangi dan cita-cita yang menyala..

Kata muntalaq ( bab 7), kita perlu kembali kepada petikan yang hampir sama dari satu cahaya.
Kita perlu meniru method salafus soleh dalam dakwah ini… menjadikan Al-Quran dan hadis sahih sebagai sumber pemahaman dan kesediaan jiwa mereka…

Kerja gila?
Sedangkan kita melihat ramai duat, yang rehatnya adalah di sebelah lebuh raya, kerana telah terhuyung hayang kereta yang mereka pandu. Kerana amat keletihan.
Namun dakwah, terus sahaja menyegarkan jiwa dan hati mereka.
Tiba di tempat program, terus cergas memberikan pengisian, tanpa manusia tahu betapa jauhnya perjalanan mereka sebelum itu.

Memang mengantuk dan tidur yang melalaikan itu satu keharusan, namun jadilah kamu orang yang tak banyak tidur. ( ibnu Qayyim al-jauzi)

Dakwah ini nafas kita, dan hidup kita.
Sehinggakan jika kita tidur pun, kita tidur dengan dengan dakwah.

Dia tidur dengan Afdhail ‘Azaaim..( tekad/kesungguhan yang paling utama)~ awaiq.

Setiap saatnya pasti adalah untuk dakwah…
Bersungguh-sungguhlah hidup bersama dakwah.. kalau tak, anda pasti ditinggalkannya.

Waliyazubillah…

Sesungguhnya bila kamu melangkah di jalan dakwah ini dengan perasaan yang dingin, tanpa perasaan pada dakwah ini pada hati kamu seperti kmana perasaanmu pada isteri, anak-anak dan ibu bapamu, maka kamu pasti akan menemui kegagalan. Kegagalan yang menjadikan generasi seterusnya tidak berani lagi untuk berfikir tentang gerakan dakwah ini sehinggallah sampai waktu yang cukup lama. Kerana itu, sebelum memulakan langkah yang besar, haruslah kamu mengukur kekuatan kamu, memeriksa bahagian mana dari niat dan akhlak yang mesti ditanamkan terlebih dahulu…. ( as-syahid maududi)

Kerana dakwah ini nafas kita.
Kita tak boleh hidup tanpanya..

~ana copy dr post fb ukhti Mum

Wednesday, December 1, 2010

Abu Ayub al-Ansari


Sirah 7 - Kenangan Abu Ayub al-Ansari Bersama Baginda SAW

Tak kenal maka tak cinta, begitulah pepetah Melayu memberi kiasan. Saya banyak kali menyebut mengenai Saidina Abu Ayub al-Ansari ini tetapi belum pernah menulis mengenainya lagi. Kesempatan kali ini, mari kita kongsikan sedikit sirah mengenai Abu Ayub al-Ansari

Nama sebenar beliau ialah Khalid bin Zaid bin Kulaib dari Banu Najjar. Beliau merupakan salah seorang sahabat yang utama dan paling rapat kepada Nabi SAW.


Ketika Rasulullah SAW sampai di Madinah di dalam peristiwa hijrah, baginda disambut dengan gembira oleh orang-orang Ansar di Madinah. Hati mereka berada bersama-sama baginda dan mata mereka sentiasa mengikuti pererakan baginda dengan rasa penuh cinta dan kebaktian. Mereka ingin memberi baginda sambutan yang amat baik sekali pernah diberikan oleh seseorang.

Pada mulanya, Rasulullah SAW berhenti di Quba yang terletak dekat pinggir kota Madinah dan tinggal di sana selama beberapa hari. Perkara pertama yang dilakukannya ialah membina sebuah masjid sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an:

“Masjid yang didirikan atas dasar taqwa.” (At-Taubah: 108)

Nabi SAW memasuki kota Madinah dengan menunggang untanya. Para pemimpin Madinah berdiri di sepanjang jalan, setiap orang berharap untuk mendapatkan penghormatan dari Nabi SAW agar baginda ingin singgah dan bermalam di rumahnya. Seorang demi seorang berdiri di jalan yang dilalui oleh unta baginda. Mereka semua berkata:

“Tinggallah bersama kami, hai Rasulullah.”

Rasulullah SAW akan menjawab:

“Biarkanlah unta ini berjalan semahunya.”

Unta itu terus berjalan, diikuti dengan rapat para penduduk Madinah. Setiap kali ia melewati sebuah rumah, tuan rumah tersebut merasa sedih dan kecewa manakala orang-orang yang rumahnya menunggu giliran untuk dilalui oleh unta itu sentiasa mengharap-harap agar ia berhenti di depan pintu mereka. Unta itu meneruskan perjalanannya dengan diikuti oleh orang ramai sehingga ia berhenti di atas sebidang tanah di depan rumah Abu Ayyub Al-Ansari. Namun, Rasulullah SAW tidak turun dari untanya itu.

Selepas beberapa ketika, unta itu berjalan semula, Rasulullah SAW membiarkan tali kekangnya terlepas. Walau bagaimana pun, tidak lama kemudian ia berpusing semula dan berhenti di atas tanah tadi. Hati Abu Ayyub dipenuhi dengan kegembiraan. Beliau keluar mendapatkan Nabi SAW dan menyambutnya dengan ghairah sekali. Beliau mengangkat barang-barang Nabi sambil merasakan bahawa beliau sedang membawa harta yang paling berharga sekali di dunia ini.

Rumah Abu Ayyub memiliki dua tingkat. Beliau telah mengosongkan tingkat atas dan semua milik keluarganya supaya Nabi SAW boleh tinggal di situ. Namun Nabi SAW lebih suka tinggal di tingkat bawah. Malam pun sampai dan Nabi SAW berehat. Tetapi apabila mereka telah menutup pintu, Abu Ayyub menoleh ke arah isterinya lalu berkata:

“Celakalah kita! Apa yang telah kita lakukan? Rasulullah SAW berada di bawah dan kita ada di atasnya! Adakah kita berjalan di atas Rasulullah SAW! Adakah kita menghalang wahyu?! Jika benar, maka binasalah kita!”

Pasangan suami isteri itu menjadi bertambah bimbang tidak tahu apa yang harus dilakukan. Mereka hanya dapat sedikit akal bila mereka bergerak ke tepi rumah supaya tidak betul-betul berada di atas Nabi. Mereka juga berhati-hati supaya berjalan di tepi-tepi sudut lantai dan tidak di tengah-tengahnya. Pada keesokan paginya, Abu Ayyub menemui Rasulullah SAW lalu berkata:

“Demi Allah, kami tidak dapat melelapkan mata sedikit pun malam tadi, begitu juga dengan Ummu Ayyub.”

“Mengapa hai Abu Ayyub?” Tanya Rasulullah, hairan.

Abu Ayyub pun menerangkan kebimbangan mereka kerana berada di atas manakala baginda pula berada di bawah, dan mungkin mereka juga boleh menghalang wahyu.

“Janganlah bimbang, hai Abu Ayyub,” kata Nabi SAW, “Kami lebih suka tinggal di tingkat bawah kerana ramai orang yang akan menziarahi kita.”

“Kami akur dengan kehendak Rasul,” jawab Abu Ayyub.

Abu Ayub ada menceritakan satu kisah:-

“Pada suatu malam yang sejuk, sebuah kendi kami telah pecah dan air mengalir di atas lantai atas. Ummu Ayyub dan aku memandang air tersebut. Kami hanya memiliki sehelai kain baldu yang kami gunakan sebagai selimut. Kami pun menggunakannya untuk mengelap air itu kerana bimbang ia menyerap ke bawah dan terkena pada Nabi SAW. Pada waktu pagi, aku mendapatkan baginda lalu berkata:

`Aku tidak senang berada di atasmu.’

Dan memberitahunya apa yang telah terjadi. Baginda menerima keinginanku dan kami pun berpindah tempat.”

Rasulullah SAW tinggal di rumah Abu Ayyub selama hampir tujuh bulan sehingga masjid yang dibinanya telah siap di atas tanah tempat unta baginda berhenti. Baginda berpindah ke bilik yang dibina di sekeliling masjid tersebut untuk diri dan keluarganya. Dengan demikian, baginda menjadi jiran Abu Ayyub. Alangkah beruntungnya kerana mendapat jiran semulia itu!


Abu Ayyub sangat mencintai Nabi SAW dengan seluruh hati dan nabi SAW juga amat mencintainya. Tidak ada peraturan rasmi di antara mereka. Nabi SAW terus menganggap rumah Abu Ayyub seperti rumahnya sendiri.

Pada suatu hari, Abu Bakar keluar dari rumahnya di waktu tengahari yang terik lalu pergi ke masjid. Umar terlihatnya lalu bertanya:

“Hai Abu Bakar, apa yang membuat engkau keluar pada waktu begini?”

Abu Bakar mengatakan bahawa dia terlalu lapar, lalu Umar pun turut mengakui dirinya juga kelaparan. Rasulullah SAW terserempak dengan mereka lalu bertanya:

“Apa yang membuat kamu berdua keluar dari rumah pada waktu begini?”

Mereka memberitahu baginda lalu baginda berkata:

“Demi Tuhan yang jiwaku di tanganNya, hanya laparlah yang membuat aku keluar juga. Marilah bersamaku.”

Mereka pun pergi ke rumah Abu Ayyub Al-Ansari. Kebetulan, Abu Ayyub sedang bekerja di kebun kurma berdekatan. Beliau mendengar suara Nabi SAW lalu segera datang.

“Selamat datang kepada Rasul dan siapa saja yang bersamanya,” katanya lalu meneruskan, “hai Rasulullah, biasanya engkau tidak datang pada waktu begini.”

Abu Ayyub selalu menyimpan sedikit makanan untuk Nabi setiap hari. Jika Nabi tidak datang, maka Abu Ayyub memberikan makanan tersebut kepada keluarganya.


Abu Ayyub keluar dan memotong setandan kurma yang di dalamnya ada kurma masak dan ada kurma yang setengah masak.

“Aku tidak mahu engkau memotong yang ini,” kata Nabi, “Mengapa engkau tidak bawakan kurma yang masak saja?”

Abu Ayyub berkata:

“wahai Rasulullah, silakanlah makan kurma yang telah masak dan yang setengah masak ini. Aku akan menyembelih seekor kambing untukmu.”

“Kalau begitu, jangan sembelih kambing yang ada susu,” pesan baginda.

Abu Ayyub menyembelih seekor anak kambing, memasaknya separuh dan memanggang yang separuh lagi. Beliau juga meminta isterinya supaya membuat roti kerana isterinya pandai dalam hal itu.

Bila makanan telah siap, ia dihidangkan di depan Nabi SAW dan kedua-dua orang sahabatnya itu. Nabi mengambil sekeping daging, meletakkannya ke atas roti lalu berkata:

“Wahai Abu Ayyub, bawakanlah ini kepada Fatimah, dia tidak makan seperti ini selama beberapa hari.”

Apabila mereka selesai makan dan merasa puas, Nabi SAW berkata:

“Roti dengan daging, busr dengan rutb!”

Kemudian air mata mengalir dari kelopak matanya. Baginda berkata lagi:

“Ini adalah nikmat yang akan ditanyakan kepada kamu pada hari kiamat kelak. Maka jika kamu makan nikmat itu, ucapkanlah bismillah dan bila selesai katakanlah Alhamdulillahillazi huwa ashba’na wa an’ama a laina (Segala puji bagi Allah yang telah mencukupkan kami dan menganugerahkan nikmat ke atas kami). Ini adalah baik.”

Itulah imbasan terhadap kehidupan Abu Ayyub sehari-harian. Beliau juga mempunyai karier ketenteraan yang tersendiri. Banyak dari masanya dihabiskan sebagai seorang pahlawan sehingga dikatakan mengenainya:

“Beliau tidak terlepas dari semua pertempuran yang disertai oleh kaum Muslimin sejak dari zaman Nabi SAW sehinggalah zaman Muawiyah melainkan beliau terlibat semuanya.”


Misi ketenteraan terakhir yang disertainya ialah yang disediakan oleh Muawiyah dan dipimpin oleh anaknya, Yazid untuk menentang Konstantinopel. Pada waktu itu, Abu Ayyub sudah sangat tua, hampir berusia lapan puluh tahun. Tubuhnya kurus kering kerana diserang sakit malaria. Tetapi hal itu tidak menghalangnya daripada menyertai pasukan tentera dan menyeberangi lautan untuk berjihad di jalan Allah. Tidak lama selepas terlibat dalam peperangan itu, Abu Ayyub jatuh sakit dan terpaksa berundur dari berjihad. Namun begitu, beliau tetap berada di atas kudanya dalam keadaan seperti melekat.

Yazid datang mendapatkannya lalu bertanya:

“Wahai Ayahanda Abu Ayyub, adakah ayahanda memerlukan sesuatu?”

“Hai Yazid, sampaikanlah salamku kepada tentera Muslimin dan katakan kepada mereka bahawa Abu Ayyub menyuruh kamu supaya menyerbu masuk ke dalam kawasan musuh sejauh yang boleh, bawalah dia dan kebumikan dia di bawah dinding kota Konstantinopel, kerana aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda bahawa seorang lelaki yang soleh akan syahid dan dikebumikan di bawah dinding tersebut.”

Kemudian beliau menghembuskan nafas yang terakhir.

Tentera Muslimin melaksanakan keinginan sahabat Nabi yang agung itu. Mereka berjaya mengundurkan tentera musuh dalam serangan demi serangan sehingga mereka sampai ke dinding kota Konstantinopel. Di sana, mereka mengebumikan jasad beliau.

Kaum Muslimin mengepung kota tersebut selama empat tahun tetapi akhirnya berundur.

Rupanya, janji Nabi mengenai kemenangan ke atas kota Konstantinople ini benar. Ia disempurnakan oleh Sultan Muhamad al-Fateh.


"Sirah, Perjalanan Menbina Sejarah"
Al-Fakir Ila Rabbihi
Muhamad bin Abdullah
Putra Heights
3 Julai 09, jam 3.12 pagi

carian anda di blog ini