melewati blog ini...

Showing posts with label kisah sahabat. Show all posts
Showing posts with label kisah sahabat. Show all posts

Friday, June 5, 2009

IBU, KENAPA IBU MENANGIS?

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya
pada ibunya.


"Ibu, mengapa Ibu menangis?".
Ibunya menjawab, "Sebab, aku wanita.
"Aku tak mengerti," kata si anak lagi.
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.
"Nak, kamu memang tak akan mengerti...."
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.
"Ayah, mengapa Ibu menangis?
Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?
Sang ayah menjawab,
"Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.
"Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan
tetap bertanya-tanya,
mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada
Tuhan
Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?
Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,
"Saat Kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat
utama.

Kuciptakan bahunya,
agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya,
walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut
untuk menahan kepala bayi
yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan,
dan mengeluarkan bayi dari rahimnya,
walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima
cerca dari anaknya itu....

Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap
bertahan,
pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.
Wanita, kuberikan kesabaran, untuk merawat
keluarganya,
walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh
kesah..

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang ,
untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun,
dan dalam situasi apapun.
Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai
perasaannya, melukai hatinya.
Perasaan ini pula yang akan memberikan
kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan
lelap.
Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat
didekap dengan lembut
olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya,
melalui masa-masa sulit,
dan menjadi pelindung baginya.
Sebab, bukankan tulang rusuk-lah yang melindungi
setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan,
dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan
menyadarkan bahwa,
suami yang baik adalah yang tak pernah melukai
istrinya.
Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji
setiap kesetiaan,
yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri,
sejajar,
saling melengkapi, dan saling menyayangi

Dan, akhirnya,
Kuberikan ia airmata agar dapat mencurahkan
perasaannya.
Inilah yang khusus kuberikan kepada wanita,
agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.
Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita,
walaupun sebenarnya, airmata
INI ADALAH AIRMATA KEHIDUPAN.

sekian...wasalam

SHUKUR@
_________________
.....hingga satu pagi nanti seorang drpd kita akan pergi...


SHUKUR@

Sunday, May 24, 2009

siapa kita berbanding.......

Panduan dan pedoman


Ada sebuah kisah menarik yang pernah terjadi di suatu negeri pada tahun 1965. Peristiwa ini, perlulah dijadikan pengajaran terutamanya untuk kaum muslimat. Di waktu itu, hiduplah seorang aktivis muslimah yang menyeru manusia kepada Allah SWT. Namanya Zainab Al-Ghazali. Dia adalah seorang da'ei wanita yang cukup gigih dalam dakwahnya. Dalam hidup sehariannya, yang ada didalam fikirannya hanyalah bagaimana menyebarkan kebajikan dan membimbing manusia ke jalan yang benar. Dia memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam. Ketajaman kata-katanya dalam berdakwah membuat dia harus berhadapan dengan pemimpin negeri ini yang zalim pada saat itu. Zainab Al-Ghazali pun telah menjalani fasa-fasa penyiksaan. Meremang bulu roma di saat mendengar kisahnya.


Meski demikian, keyakinanannya akan pertolongan Allah swt., kelazatan iman yang dirasakannya, serta tekad yang membaja membuat ia terus bersabar. Pada Ogos 1965, Rumah Zainab Al-Ghazali digeledah oleh beberapa tentara, tanpa ada izin terlebih dahulu.Tatkala ia meminta diperlihatkan surat penggeledahan, mereka menjawab, "Surat tugas yang mana, hai orang gila! Kami sekarang dalam masa, dimana kami bebas melakukan apa saja yang kami kehendaki terhadap kamu." Tanpa penjelasan lain yang menjadi bukti, mereka terus mengheret Zainab Al-Ghazali keluar rumah dan dibawa dengan kereta. Tanpa pembelaan, muslimah yang tekun beribadah ini terus dimasukkan ke penjara. Namun dia tetap sabar dan mengharap pahala dari Allah swt. atas ujian yang diterimanya itu. Ia dimasukkan ke dalam ruangan penjara bernombor 24.

Berikut adalah cerita pengalaman beliau sepanjang berada didalam penjara:"Sebuah pintu ruangan yang sangat gelap dibuka, lalu aku dimasukkan kedalamnya. Dan ketika ruangan itu telah menelan diriku, aku mengucapkan, "Bismillah As-salamu'alaikum." Kemudian, pintu itu ditutup kembali. Setelah itu, lampu yang sangat terang dinyalakan dengan tiba-tiba. Ini dimaksudkan untuk menyiksa diriku. Ruangan itu dipenuhi oleh beberapa anjing. Aku tidak mengetahui berapa jumlahnya. Aku pejamkan kedua mataku dan aku letakkan kedua tanganku didadaku, kerana ketakutan yang mencekam. Lalu aku dengar suara pintu dikunci dengan rantai dan gembok besar. Anjing-anjing itu terus menyerangku dan mengigit sekujur tubuhku, kepalaku, kedua tanganku, dadaku, punggungku dan di seluruh bagian tubuhku kurasakan tusukkan taring-taring anjing. Sakit sekali. Tatkala aku mencuba membuka mata untuk melihat, maka dengan segera kupejamkan kembali kerana ketakutan yang sangat. Lalu kuletakkan kedua tanganku di bawah kedua ketiakku, sambil menyebut asma-asma Allah swt. (Asmaul Husna), mulai dari kata, "Ya Allah, Ya Allah..." Satu per satu nama agung Allah kubaca.

Sementara anjing-anjing tiada berhenti mengigit tubuhku. Tusukkan taringnya kurasakan di kepalaku, pundakku, punggungku, dadaku, dan disekujur tubuhku. Saat itu saya berdo'a kepada Allah swt. dengan mengatakan, "Ya Allah sibukkanlah aku dengan (mengingat)-Mu, hingga melupakan selain-Mu. Sibukkanlah aku dengan (mengingat)-Mu, wahai Tuhanku. Wahai zat Yang Maha Esa, wahai zat Yang menjadi tempat bergantung. Bawalah aku dari alam kasar (dunia) ini. Sibukkanlah aku agar tidak mengingat seluruh hal selain-Mu. Sibukkanlah aku dengan (mengingat)-Mu, bawalah aku di hadirat-Mu. Berilah aku ketenangan yang sempurna dari-Mu. Liputilah aku dengan pakaian kecintaan-Mu. Berikanlah kepadaku rezeki mati syahid dijalan-Mu. Karunikanlah kepadaku kecintaan yang tulus kepada-Mu, keridhaan pada (ketentuan)-Mu dan Ya Allah, teguhkanlah diriku, sebagaimana keteguhan yang dimiliki oleh para ahli tauhid ya Allah!"

Doa tersebut kuucapkan, sementara binatang-binatang buas itu tidak berhenti menusukkan taringnya disekujur tubuhku. Detik demi detik, minit demi minit dan jam demi jam pun berlalu. Tiba-tiba pintu ruanganku terbuka, lalu aku dikeluarkan dari kamar. Aku membayangkan, bahawa pakaian putih yang kukenakan telah berlumuran darah. Itulah yang saya rasakan dan bayangkan bahwa anjing-anjing itu benar-benar telah mengigitku. Akan tetapi, betapa terkejutnya aku. Seolah-olah pakaianku tidak terkena sesuatu apapun, dan seolah-olah tiada satu pun taring yang menembus tubuhku. Mahasuci Engkau ya, Allah. Sesungguhnya Dia selalu bersamaku dan selalu mengawasiku. Ya Allah, apakah aku ini layak mendapatkan kurnia dan kemuliaan dari-Mu. Ya, Tuhanku bagimu segala puji. Semua itu kuucapkan di dalam hatiku. Para penjaga penjara hairan ketika mengetahui bahawa anjing-anjing tidak merobek-robek tubuhku. Saya tidak mengetahui mengapa mereka amat hairan menyaksikan hal seperti itu.

Bukankah Allah swt. telah berfirman,"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (Muhammad: 7) Ini adalah peristiwa nyata yang terjadi semasa kekejaman pemerintahan. Peristiwa itu merupakan pertolongan yang diberikan Allah kepada Zainab Al-Ghazali, wanita muslimah tersebut. Mereka tidak berhenti melakukan penyiksaan kepada wanita muslimah ini. Hari demi hari berganti, bulan demi bulan teru berjalan dan tahun-tahun pun berganti.

Namun, Zainab tetap terkurung didalam penjara dan menerima berbagai macam penyiksaan, tanpa kesalahan yang jelas. Wahai saudaraku muslimah yang mulia, ini adalah realiti yang dialami oleh sebahagian saudarimu seaqidah yang tersebar di berbagai belahan bumi. Meski demikian, Zainab Al-Ghazali tetap bersabar dan mengharap pahala dari Allah, Dzat Yang Maha tinggi dan Maha kuasa. Ia selalu tegar kerana sangat yakin bahawa pertolongan Allah swt. pasti datang. Demikianlah, kekuatan iman itu dapat menimbulkan berbagai hal yang menakjubkan, sulit untuk dicerna oleh pemikiran manusia.


Wednesday, January 14, 2009

pengisian ngan Siti Nur Fatihah binti Harun (YM)

achuliza: assalamualaikum
achuliza: dah bis nasyid
cheerful_queenz _172: w'salam
cheerful_queenz _172: bru j hbs
cheerful_queenz _172: knp kak?
achuliza:
http://mencarimardhotillah.blogspot.com/
achuliza: hihihi byk ayat tak betol
achuliza: tak per
achuliza: cobaan pertama
cheerful_queenz _172: perkataan yg pling ketara salah ialah..nama tihah
achuliza: hahahahahahaha
cheerful_queenz _172: ismi SITI NUR FATIHAH BINTI HARUN
achuliza: afwan nnti ana prbetulkan ya
cheerful_queenz _172: not SITI FATIHAH
cheerful_queenz _172: HEHE
achuliza: ana tak sabar nak publish tadi
achuliza: tak check
achuliza: hihihihi
cheerful_queenz _172: tp anyway thanks coz sdi msukkn nama dlm tu
cheerful_queenz _172: bgga rase
cheerful_queenz _17: 嘿~~笑一個嘛...
achuliza: tak tido lae?
cheerful_queenz _172: blum lg
cheerful_queenz _172: x terasa nk tdo lg
achuliza: tunggu sapa ya
cheerful_queenz _172: nk tgk yg mne2 ptut dulu
cheerful_queenz _172: xde tggu sape2 kakc
cheerful_queenz _172: buah hati xde
achuliza: ana ada clip y ana suka bangat tgk
achuliza: nk kngsi ngan thah tp berat nak send
cheerful_queenz _172: tgk pe?
cheerful_queenz _172: mm mnde tu?
achuliza: video
cheerful_queenz _172: OO
cheerful_queenz _172: TTG pe kak?
achuliza: jap kak datang
achuliza: borak ngan spupu ni
cheerful_queenz _172: ala kesian kt akak
achuliza: tak
achuliza: r
achuliza: tak
achuliza: Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan (balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpa kamu. TAPI JIKA KAMU BERSABAR SUNGGUHNYA ITULA YANG BAIK BAGI ORANG YANG SABAR (16:126)
cheerful_queenz _172: kesabaran mmg bnyk mmbri kebaikan...ttp sbg mnusi biasa ia bgtu sukar utk dilakukan..ttp ianya tidak MUSTAHIL untuk diamalkan..
achuliza: INSYAALLAH
achuliza: mga kita smua bisa mhdapinya
cheerful_queenz _172: aminnn..
achuliza: hem rasa nak kmbli ke rumah ihsan to lagi
achuliza: kerinduan sperti dkt d hati
cheerful_queenz _172: nnti prgi la lg
achuliza: hihihihi
cheerful_queenz _172: tihah pun klu ade pluang..nk g llga
chuliza: tak smua ckg blh ikhlas cm ckg asma to
achuliza: hasmah

cheerful_queenz _172: btul tu
achuliza: pat d lihat keikhlasannya
cheerful_queenz _172: mmg sellup la kt dea

carian anda di blog ini